Senin, 13 November 2017

Sistem Informasi Kesehatan

Sistem Informasi Kesehatan
Sistem Informasi Kesehatan (SIK) adalah suatu sistem pengelolaan data dan informasi kesehatan di semua tingkat pemerintahan secara sistematis dan terintegrasi untuk mendukung manajemen kesehatan dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Perturan perundang undangan.

Bagian atau ranah yang menyebutkan sistem informasi kesehatan adalah Kepmenkes Nomor 004/Menkes/SK/I/2003 tentang kebijakan dan strategi desentralisasi bidang kesehatan dan Kepmenkes Nomor 932/Menkes/SK/VIII/2002 tentang petunjuk pelaksanaan pengembangan sistem laporan informasi kesehatan kabupaten/kota.Kebutuhan akan data dan informasi disediakan melalui penyelenggaraan Sistem Informasi Kesehatan, yaitu dengan cara pengumpulan, pengolahan, analisis data serta penyajian informasi.

Sistem Informasi Kesehatan merupakan salah satu bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari Sistem Kesehatan di suatu negara. Kemajuan atau kemunduran Sistem Informasi Kesehatan selalu berkorelasi dan mengikuti perkembangan Sistem Kesehatan, kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bahkan mempengaruhi Sistem Pemerintahan yang berlaku di suatu negara.

Suatu sistem yang terkonsep dan terstruktur dengan baik akan menghasilkan Output yang baik juga. Sistem informasi kesehatan merupakan salah satu bentuk pokok Sistem Kesehatan Nasional (SKN) yang dipergunakan sebagai dasar dan acuan dalam penyusunan berbagai kebijakan, pedoman dan arahan penyelenggaraan pembangunan kesehatan serta pembangunan berwawasan kesehatan.

Dalam mencapai derajat kesehatan yang baik maka perlu dikembangkan nya sistem kesehatan. Salah satunya melalui sistem informasi kesehatan, derajat kesehatan akan terbagun secara baik dan selaras. Dimana dengan adanya sistem informasi kesehatan ini masyarakat juga tenaga kesehatan akan mendapatkan info yang akurat dan tepat dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga bisa dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan.

Jadi secara umum, sistem informasi kesehatan dapat dijelaskan sebagai suatu sistem terintegrasi yg menggunakan peralatan elektronik (computer-based) dan bertujuan untuk menciptakan berbagai informasi yg diperlukan sebagai dasar pengambilan keputusan pada setiap tingkatan manajemen kesehatan.

Pada prinsipnya sistem informasi kesehatan merupakan :


  1.  Alat untuk mengintegrasikan berbagai proses informasi dlm suatu organisasi. 
  2.  Perlu diintegrasikan agar kompatibiliti dan konsistensi terjamin. 
  3.  Sistem informasi diciptakan untuk keperluan integrasi dari berbagai susbsistem yg ada.


Adapun Tujuan utama dari Sistem Informasi Kesehatan adalah sebagai berikut :
  1. Meningkatkan manajemen pelayanan kesehatan 
  2. Mengetahui tingkat status kesehatan masyarakat 
  3. Sebagai dasar evidence based bagi sistem kesehatan 
  4. Sebagai dasar dalam proses pengambilan keputusan dalam manajemen kesehatan

Saat ini Sistem Informasi Kesehatan (SIK) masih terhambat serta belum mampu menyediakan data dan informasi yang akurat, sehingga SIK masih belum menjadi alat pengelolaan pembangunan kesehatan yang efektif. Hal ini disebabkan karena beberapa Kondisi berikut ini :
  1. Pengumpulan informasi yg tidak relevan 
  2. Kualitas data yg buruk 
  3. Duplikasi data 
  4. Kurangnya umpan balik 
  5. Penggunaan informasi yg kurang optimal

Dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang pesat memberikan kemudahan dalam pengguatan dan pengembangan Sistem Informasi Kesehatan. Saat ini sudah ada kebutuhan-kebutuhan untuk memanfaatan TIK dalam SIK (eHealth) agar dapat meningkatkan pengelolaan dan penyelenggaraan pembangunan kesehatan.

Adapun bentuk-bentuk atau contoh dari Sistem Informasi Kesehatan adalah sebagai berikut :
1. Rekam medis
2. Sistem pencatatan dan pelaporan
3. SIMPUS
4. SIRS
5. SIM
6. Surveilans
7. Pemantauan wilayah setempat (PWS)
8. Sistem kewaspadaan dini (early warning system)
9. Sistem informasi geografik

    Choose :
  • OR
  • To comment
Tidak ada komentar:
Write komentar