Kamis, 17 Maret 2016

Testing dan Implementasi Sistem 1 - 3

Pada tahun 1987 pasar saham dunia dikejutkan dengan peristiwa aneh, dimana harga saham tiba-tiba turun drastis, dunia saham berduka banyak miliarder yang mendadak bangkrut akibat kejatuhan saham tersebut, musibah itu dikenal dengan peristiwa Black Monday.

Kemudian Pada hari selasa 4 Juni 1996 adalah hari yang paling bersejarah. Hari itu adalah jadwal pesawat luar angkasa yang diber nama Ariane 5 Flight 501 untuk diluncurkan.

Peristiwa yang seharusnya menjadi kebanggaan berganti menjadi duka, setelah 36,7 detik mengudara, seketika meledak diudara. Semua berduka, satelit yang dibuat dengan biaya mencapai US$8 miliar dengan muatan bernilai US$500 juta dolar hancur seketika.

Kedua kejadian itu disebabkan karena kesalahan software. Hanya karena kesalahan software, banyak kerugian yang harus ditanggung oleh perusahaan.

Terlihat sederhana tapi fatal, karena software memiliki peran penting dalam suatu sistem, jadi tidak boleh sembarangan. Selain dua itu masih banyak lagi peristiwa yang mengakibatkan kerugian karena kesalahan software.

Oleh karena itu, sebelum digunakan, software harus melalui proses testing, tujuannya untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan kesalahan pada perangkat lunak.


Kesalahan yang terjadi juga tidak hanya kesalahan yang dapat menyebabkan fungsi perangkat lunak tidak dapat berjalan (error), tetapi dapat juga berarti penggunaan perangkat lunak sukar untuk dimengerti user dan proses pelacakan kesalahan sukar untuk dilakukan.

Definisi dari testing perangkat lunak adalah proses untuk mencari kesalahan pada setiap item perangkat lunak, mencatat hasilnya, mengevaluasi setiap aspek pada setiap komponen system dan mengevaluasi semua fasilitas dari perangkat lunak yang dikembangkan.

Testing merupakan proses untuk mengecek apakah suatu perangkat lunak yang dihasilkan sudah dapat dijalankan sesuai dengan standar tertentu. Standar yang dijadikan acuan disesuaikan dengan keperluan customer/user.

Seorang tester harus mempunyai keinginan yang mendasar untuk membuktikan kode gagal dan akan melakukan apa saja untuk membuatnya gagal. Namun bukan bearti seorang tester adalah musuh bagi para pengembang. 

Justru dengan bantuan tester, seorang pengembang dapat membuat softwarenya benar-benar berkualitas. Karena Tester akan melakukan verfikasi dan validasi dari software itu sendiri.

Maksud dari Verifikasi adalah proses mengevaluasi suatu system/component untuk menentukan apakan suatu produk yang diselesaikan setelah fase pengembangan memenuhi kondisi seperti yang telah ditetapkan pada awal pengembangan (saat menentukan spesifikasi) perangkat lunak. (Are we building the product right? )


Sedangkan Validasi adalah proses mengevaluasi suatu system/komponen pada akhir atau selama masa pengembangan untuk menentukan apakah produk yang dihasilkan telah memenuhi kebutuhankebutuhan dan persyaratan tertentu yang diminta oleh user (Are we building the right product?)

Untuk menemukan error saat proses verfikasi dan validasi seorang tester harus kreatif dan memiliki imajinasi yang baik untuk mencari sebanyak mungkin error dari suatu program.

Semakin banyak error yang ditemukan, maka proses testing akan semakin berhasil.

Doenload Materi :
1 http://www.slideshare.net/cakpepenk/testing-dan-implemetasi-sistem-1
2 http://www.slideshare.net/cakpepenk/testing-dan-implemetasi-sistem-2
3 http://www.slideshare.net/cakpepenk/testing-dan-implemetasi-sistem-4





    Choose :
  • OR
  • To comment
Tidak ada komentar:
Write komentar